Dampak Anak-Anak Terlalu Sering Bermain Games

Pada dasarnya main game itu memang sangat mengasyikan dan buat siapapun akan sangat betah berlama lama untuk bermain game. Apa lagi untuk anak-anak pasti akan sangat betah berlama-lama untuk bermain games hingga merekapun akan lupa waktu, bahkan tidak hanya waktu saja yang dilupakan tetapi ada kasus anak sampai lupa dengan makan karena sakin keasikan dengan bermain games. Tapi kalian tahu kan jika terlalu banyak bermain games akan memberikan danpak yang negatif bagi fisik maupun psikologi anak juga loh.

Pastinya anak-anak jaman sekarang pasti sudah sangat tidak asing lagi dengan teknologi dan juga pada gadget. Bahkan ada menurut Marc Prensky, dari sebuah pakar pendidikan anak-anak pada usia 14 tahun kebawah adalah anak digital natives atau bisa dikatakan dengan anak asli penghuni dunia digital.

Pada rasanya sudah hampir tidak ada perangkat elektronik yang tidak bisa diukuasai oleh si anak. Mulai dari komputer PC, tablet, play station sampai berbagai macam bentuk dari Smartphone pun anak-anak pasti mengerti. Semua alat elektronik itu digunakan untuk daftar s1288 mencobai game baru yang ada pada alat elektronik tersebut. Baik itu yang berbayar atau yang gratispun anak-anak yang memang suka bermain games akan mencobainya dan bermain sepuasnya.

Namun yang sangat menghawatirkan itu adalah anak sekarang lebih sering menghabiskan waktu nya dengan bermain games atau sesuatu hal yang ada pada Smartphone nya. Dan kegiatan kegiatan diluar itu akan berkurang seperti belajar dan juga bermain bersama teman-temannya.

Tanda-tanda dari anak yang sudah mulai kecanduan bermain gadget

  • Merasa kegelisahan dan mudah untuk marah apabila tidak di ijinkan untuk bermain gadget.
  • Yang ada dipikirannya itu hanya bermain-bermain gadget saja, sehingga ketika ada orang yang mengajak ngobrol tidak dapat direspon dengan baik.
  • Selalu ingin bermain games dan gadget terus, pada akhirnya susah untuk di suruh untuk berhenti.
  • Tidak peduli dengan orang-orang sekitar dan lebih mementingkan melihat gadget ketimbang melihat sekitar.
  • Mengalami hal seperti kepala mulai sakit dan mata akan cepat sekali lelah karena terus terusan memandangi layar gadget tanpa henti.

Pada dasarnya bermain games memang dapat menyenangkan hati untuk para anak-anak tetapi jika sampai menyebabkan kecanduan maka anak-anak akan mengalami dampak yang negatif untuk diri nya sendiri.

Sedangkan ini adalah ciri-ciri dari kecanduan game dari segi fisik

  • Kelelahan, dalam hal ini biasanya anak akan mudah lelah karena terus menerus berfikir dan juga tidak cukup nya istirahat, dalam hal ini karena anak menggunakan waktu istirahatnya untuk bermain game, dan melupakan kegiatan lainnya.
  • Migrain, pada hal ini diakibatkan oleh terlalu berkonsentrasi yang sangat intens atau ketegangan pada mata karena terus menerus melihat monitor dan mendapatkan cahaya yang berlebih dari monitor atau gadget tersebut.
  • Sindrom carpal tunnel hal ini diakibatkan oleh terlalu sering memencet tombol pengontrol atau mouse pada komputer
  • Selalu males untuk bergerak di luar bermain game nya sehingga pada hal ini membuat tidak memperhatikan kebersihan dirinya sendiri.

Dalam hal ini adalah salah satu contoh dari dampak yang akan anak alami jika hal ini dibiarkan terjadi:

Dampak kesehatan bagi fisik

  1. Kesehatan mata akan terganggu

Selalu menatap layar komputer atau gadget terlalu berlebihan saat bermain otomatis akan membuat kesehatan pada mata akan menjadi buruk, dalam hal ini akan mengakibatkan kerusakan pada mata dan juga membuat mata semakin menambah minusnya.

contoh kerusakan pada mata yang diakibatkan barang elektronik
  1. Gangguan pada motorik

Hanya duduk saat bermain gadget saja seharian juga akan membuat anak jarang sekali untuk bergerak. Akibatnya itu adalah lama kelamaan kemampuan motorik nya akan menurun, sehingga akan terjadi pertumbuhan yang tidak maksimal dan resikonya yang lain juga adalah anak akan mengalami obesitas.

  1. Nyeri pada sendi

Saat anak bermain gadget, anak akan tidak sadar akan membungkukan badan atau sambil tiduran. Pada posisi duduk dalam hal ini adalah bukanlah posisi duduk yang sehat, jika anak melakukan ini terus menerus dan juga terlalu lama maka akan membuat otot sendinya akan kaku.

  1. Menurunkan konsentrasi pada anak

Menurut para peneliti, kecanduan bermain game bisa membuat anak mengalami gangguan pada konsentrasinya. Ketika anak-anak yang sedang bermain akan ada perubahan pada struktur dendrit sel-sel yang ada pada otaknya. Pada hal ini lah yang mengakibatkan konsentrasi anak mulai menurun, sehingga mudah lupa dan selalu gagal fokus. Ternyata paparan radiasi di elektronik itu dapat mengakibatkan melemahnya konsentrasi pada anak.

Pada hal ini anak yang kecanduan pada game ternyata tidak akan menyebabkan kejang pada anak. Kejadian yang baru baru ini sempat membuat geger orang karena kecanduan game dapat mengakibatkan kejang kejang pada anak dan ternyata hal ini tidak akan terjadi, pada hal ini disebut sebagai gangguan gerak yang tidak bisa dikendalikan atau bisa disebut sebagai movement disorder. Penjelasan lebih lanjutnya itu seperti movement disorder yang dialami oleh anak tersebut di artikan sebagai Chorea Hemiballismus. Pada hal ini Chorea disebut dengan gerakan yang spontan yang tidak juga berirama tersentak-sentak dan juga cepat. Gerakan Chorea ini dapat dimasukan ke dalam tindakan semipurposeful yang menutupi pada gerakan yang tidak disengaja, lalu kalau hemiballismus itu sudah dalam bentukan dari chorea yang sudah parah. Hemiballismus dapat disebabkan oleh lesi, biasanya di infark, adanya biasanya di dalam atau di sekitaran nucleus subthalamic kontralateral, yaitu bisa dikatakan dengan nucleus yang berbentuk lensa kecil pada otak. Meskipun itu melumpuhkan, hemiballismus juga dapat sembuh dengan sendirinya, dan akan memakan waktu kurang lebih 6 sampai 8 minggu. Namun jika pada kondisi ini sudah parah maka hemiballismus ini akan diobati dengan cara mengkonsumsi antipsokotik selama kurang lebih 1 sampai dengan 2 bulan.

Dampak bagi Kesehatan Psikologisnya anak

  1. Anak jadi kurang bersosialisasi

Untuk anak praremaja yang kecanduan dalam bermain game biasanya akan lebih bermain dirumah dengan berbagai macam alat elektroniknya dibandingkan dengan bermain di luar dengan teman-temannya. Akibat yang akan dirasakan oleh si anak akan merasakan canggung atau kurang pandai untuk bergaul di lingkungan sekitarnya.

  1. Bermasalah dengan berkomunikasi

Tisini tidak hanya bermasalah terhadap bersosialisasinya, tetapi juga akan bermasalah dengan berkomunikasi nya anak. Berkomunikasi itu tidak hanya untuk mendengarkan dan memberika respon terhadap perkataan orang lain, tetapi anak akan mengalami hal seperti tidak bisa membaca ekspresi lawan bicaranya.pada hal ini biasanya anak akan kesulitan dalam melakukan komunikasi.

  1. Membuat anak menjadi lebih agresif dari biasanya

Jika anak yang kecanduan bermain game yang mengandung unsur kekerasan, contohnya itu seperti perang-perangan, pertarungan dan lain sebagainya yang masuk dalam kekerasan pada hal ini anak akan lebih agresif dan memiliki tingkatan emosi yang tinggi.

Jadi jika si anak sudah mulai kecanduan bermain games jadi langkah utama yang harus dilakukan adalah membatasi frekuensi bermain gadget nya si anak, dalam hal ini pun peran ibu harus mengajak anak bermain ke hal yang positif atau memberikan aktivitas positif lagi ke anak.

Tidak bisa dijauhkan dengan smartphone